Kenaikan Pangkat

A.   DASAR HUKUM

  1. Pasal 18, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian;
  2. Pasal 17 dan Pasal 20, Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undangan Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS;
  5. Keputusan Kepala BKN Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002

B.  KETENTUAN TEKNIS DAN ADMINISTRASI

KENAIKAN PANGKAT REGULER

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Status Pegawai Negeri Sipil yang telah memiliki Karpeg.
  2. Telah 4 (empat) tahun atau lebih dalam pangkat terakhir.
  3. Belum mencapai pangkat tertinggi berdasarkan pendidikannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8  PP 99 tahun 2000 jo PP 12 tahun 2002.
  4. Tidak melampaui pangkat atasan langsungnya.
  5. Setiap unsur  penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir.
  6. Lulus ujian Dinas bagi yang kenaikan pangkatnya mengakibatkan pindah golongan dari golongan II ke golongan III dan golongan III ke golongan IV kecuali ditentukan lain berdasarkan peraturan yang berlaku.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir.
  2. Salinan/ fotocopy sah Ijazah / STTB / Diploma bagi yang memperoleh peningkatan Pendidikan.
  3. Salinan/ fotocopy sah DP.3 dalam 2 (dua) tahun terakhir.
  4. Salinan/ fotocopy sah STLUD bagi yang pindah golongan.
  5. Salinan/ fotocopy sah  tugas belajar bagi yang melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya tidak  menduduki Jabatan Struktural/ Fungsional.

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MENDUDUKI JABATAN STRUKTURAL

PERSYARATAN TEKNIS

1.  PNS yang menduduki jabatan struktural dan pangkatnya masih 1 tingkat di bawah jenjang jabatan terendah yang ditentukan untuk jabatan itu dapat dinaikan pangkatnya setingkat lebih tinggi apabila :

  • Telah 1 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam jabatan struktural yang  didudukinya, dengan ketentuan:

o  dihitung sejak yang bersangkutan dilantik dalam jabatan definitif;
o  bersifat kumulatif tetapi tidak terputus dalam tingkat jabatan struktural yang sama.

2.  PNS yang diangkat dalam jabatan struktural dan pangkatnya masih 1 tingkat di bawah jenjang pangkat terendah untuk jabatan yang didudukinya, tetapi telah 4 tahun atau lebih dalam pangkat terakhir yang dimiliki, dapat dipertimbangkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada periode kenaikan pangkat setelah pelantikan, apabila setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir.

3.  PNS yang menduduki jabatan struktural dan pangkatnya telah mencapai jenjang pangkat terendah yang ditentukan untuk jabatan struktural tersebut, dapat dipertimbangkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi apabila:

  • Sekurang-kurangnya telah 4 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/fotocopy sah SK pengangkatan dalam Jabatan dan Surat Pernyataan pelantikan
  3. DP. 3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MENDUDUKI JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU

PERSYARATAN TEKNIS

  1. PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu dapat dinaikan pangkatnya setingkat lebih tinggi apabila:
  • Sekurang-kurangnya telah 2 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Telah memenuhi angka kredit yang ditentukan;
  1. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir. Ketentuan mengenai angka kredit untuk kenaikan pangkat pilihan bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu ditetapkan oleh Menpan dengan memperhatikan usul dari pejabat Pembina kepegawaian yang bersangkutan, setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN.
  2. Kenaikan Pangkatnya tidak terikat pada jenjang Pangkat dan dapat melampaui Pangkat atasan langsungnya.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir.
  2. Salinan/ fotocopy sah SK pengangkatan dalam Jabatan Fungsional terakhir.
  3. Asli/ tembusan Asli Penetapan Angka Kredit (AK).
  4. DP 3 dalam 2 (dua) tahun terakhir.

KENAIKAN PANGKAT PIILHAN BAGI PNS YANG MENDUDUKI JABATAN TERTENTU YANG PENGANGKATANYA DITETAPKAN DENGAN KEPUTUSAN PRESIDEN

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menduduki jabatan tertentu yang pengangkatannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden, diatur dengan peraturan perundang-undangan tersendiri.
  2. Jabatan tertentu yang kewenangan pengangkatannya ditetapkan oleh Keputusan Presiden, misalnya hakim pengadilan, yang jenjang pangkatnya sebagaimana ditentukan dalam Keppres.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. ….
  2. ….
  3. ….

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MENUNJUKKAN PRESTASI KERJA YANG LUAR BIASA BAIKNYA

PERSYARATAN TEKNIS

  1. PNS yang menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya selama 1 tahun terakhir, dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi tanpa terikat pada jenjang pangkat, apabila:
  • Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Setiap unsur penilaian prestasi kerja bernilai amat baik dalam 1 tahun terakhir.
  1. Prestasi kerja luar biasa baiknya yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah prestasi kerja yang sangat menonjul baiknya yang secara nyata diakui dalam lingkungan kerjanya, sehingga PNS yang bersangkutan secara nyata menjadi teladan bagi pegawai lainnya.
  2. Prestasi kerja yang luar biasa baiknya dinyatakan dalam Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian.
  3. Penetapan prestasi kerja luar biasa baiknya tidak dapat didelegasikan atau dikuasakan kepada pejabat lain, dan dalam Surat Keputusan yang dibuat antara lain disebutkan bentuk dan wujud prestasi kerja luar biasa baiknya tersebut.
  4. Untuk membantu Pejabat Pembina Kepegawaian dalam menilai prestasi kerja luar biasa baiknya, dapat dibentuk suatu Tim yang anggotanya terdiri dari pejabat di lingkungan instansi masing-masing yang dipandang cakap, dan ahli dalam bidang yang dinilai, atau oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.
  5. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menunjukkan prestasi luar biasa baiknya diberikan tanpa terikat ketentuan ujian dinas.
  6. PNS yang menjadi pejabat Negara dan diberhentikan dari jabatan organiknya tidak dapat diberikan kenaikan pangkat berdasarkan prestasi kerja luar biasa baiknya.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah SK pengangkatan dalam Jabatan terakhir apabila menduduki Jabatan Sruktural/ Fungsional
  3. Tembusan asli Keputusan yang ditandatangani Pejabat pembina Kepegawaian tentang penetapan prestasi kerja luar biasa baiknya
  4. DP. 3 dalam 1 (satu) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MENEMUKAN PENEMUAN BARU YANG BERMANFAAT BAGI NEGARA

PERSYARATAN TEKNIS

  1. PNS yang menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi Negara, dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi tanpa terikat dengan jenjang pangkat.
  2. Kenaikan pangkat tersebut diberikan pada saat yang bersangkutan telah 1 tahun dalam pangkat terakhir dan penilaian prestasi kerja dalam 1 tahun terakhir rata-rata bernilai baik dengan ketentuan tidak ada unsur penilaian prestasi kerja yang bernilai kurang.
  3. Kenaikan pangkat bagi PNS yang menemukan penemuan baru diberikan tanpa terikat pada jabatan atau ketentuan ujian dinas.
  4. Kriteria penemuan baru dan kriteria kemanfaatannya terhadap Negara telah diatur dalam Keppres Nomor 61 Tahun 1981 dan Surat Edaran Bersama Kepala BAKN dan Ketua LIPI Nomor 15/SE/1982 dan Nomor 704/Kep/J.10/1982.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah SK pengangkatan dalam Jabatan terakhir apabila menduduki jabatan Struktural/ fungsional
  3. Salinan/ fotocopy sah Keputusan tentang penemuan baru yang bermanfaat bagi negara dari badan/ lembaga yang ditetapkan oleh Presiden
  4. DP. 3 dalam 1 (satu) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG DIANGKAT MENJADI PEJABAT NEGARA

PERSYARATAN TEKNIS

  1. PNS yang diangkat menjadi pejabat Negara dan diberhentikan dari jabatan organiknya, dapat dinaikkan pangkatnya setiap kali setingkat lebih tinggi tanpa terikat pada jenjang pangkat, apabila:
  • Sekurang-kurangnya telah 4 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Setiap unsur penilaian prestasi kerja dalam 1 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik.
  1. PNS yang diangkat menjadi pejabat Negara tetapi tidak diberhentikan dari jabatan organiknya, kenaikan pangkatnya dipertimbangkan berdasarkan jabatan organik yang didudukinya dengan ketentuan:
  • Bagi yang menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu, kenaikan pangkatnya dipertimbangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk pemberian kenaikan pangkat pilihan sesuai dengan jabatan yang didudukinya.
  • Bagi yang tidak menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu, kenaikan pangkatnya dipertimbangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk pemberian kenaikan pangkat regular.
  1. Dalam mempertimbangkan kenaikan pangkat regular bagi PNS yang diangkat menjadi pejabat Negara harus memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala BAKN Nomor 03/SE/1976 tentang PNS yang menjadi pejabat Negara, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

PERSAYARATAN ADAMINISTRASI

Diberhentikan dari Jabatan Organiknya :

  1. Minimal telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dalam 1 (satu) tahun terakhir sekurang – kurangnya bernilai baik
  3. Diberhentikan dari Jabatan Organik
  4. Diangkat sebagai Pejabat Negara
  5. Kenaikan pangkatnya tidak terikat pada jenjang Pangkat

Tidak Diberhentikan dari Jabatan Organiknya :

  1. ….
  2. ….
  3. ….

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MEMPEROLEH SURAT TANDA TAMAT BELAJAR ATAU IJAZAH

PERSYARATAN TEKNIS

  1. PNS yang memperoleh:
  • STTB/Ijazah SLTP atau yang setingkat dan masih berpangkat Juru Muda Tingkat I – I/b ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Juru – I/c;
  • STTB/Ijazah SLTA, Diploma I atau yang setingkat dan masih berpangkat Juru Tingkat I – I/d ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur Muda – II/a;
  • STTB/Ijazah Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa atau Diploma II dan masih berpangkat Pengatur Muda – II/a ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur Muda Tingkat I – II/b;
  • Ijazah Sarjana Muda, Ijazah Akademi, atau Ijazah Diploma III, dan masih berpangkat Pengatur Muda Tingkat I – II/b ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur – II/c;
  • Ijazah Sarjana (S1), atau Ijazah Diploma IV, dan masih berpangkat Pengatur Tingkat I – II/d ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda – III/a;
  • Ijazah Dokter, Ijazah Apoteker dan Ijazah Magister (S2) atau Ijazah lain yang setara, dan masih berpangkat Penata Muda – III/a ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda Tingkat I – III/b;
  • Ijazah Doktor (S3) dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I – III/b ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata – III/c.
  1. Ijazah sebagaimana dimaksud dalam angka 1 adalah Ijazah yang diperoleh dari sekolah atau perguruan tinggi negeri dan atau Ijazah yang diperoleh dari sekolah dan perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi dan atau telah mendapat izin penyelenggaraan dari Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan nasional atau pejabat lain yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, berwenang menyelenggarakan pendidikan.
  2. Kenaikan pangkat tersebut dapat diberikan apabila:
  • Diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetuan/keahlian yang sesuai dengan Ijazah yang diperoleh;
  • Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam pangkat terakhir;
  • Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir;
  • Memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu; dan
  • Lulus ujian penyesuaian kenaikan pangkat.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah STTB/ Ijazah/ Diploma
  3. DP. 3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
  4. Asli/ tembusan Asli penetapan Angka Kredit (PAK) bagi PNS yang menduduki Jabatan Fungsional tertentu
  5. Surat Keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah – rendahnya Pejabat Eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada PNS yang bersangkutan kecuali bagi yang menduduki Jabatan Fungsional tertentu
  6. Fotocopy sah Surat tanda lulus ujian penyesuaian Kenaikan Pangkat kecuali bagi yang menduduki Jabatan Fungsional tertentu
  7. SK Jabatan bagi yang menduduki Jabatan Struktural/ Fungsional tertentu

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG SEDANG MELAKSANAKAN TUGAS BELAJAR DAN SEBELUMNYA MENDUDUKI JABATAN STRUKTURAL / FUNGSIONAL TERTENTU

PERSAYARATAN TEKNIS

  1. Sekurang – kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam Pangkat terakhir
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir
  3. Diperintahkan/ ditugaskan untuk melaksanakan tugas belajar
  4. Kenaikan Pangkatnya diberikan dalam batas jenjang Pangkat yang ditentukan untuk Jabatan Struktural/ Fungsional tertentu yang terakhir didudukinya

PERSAYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah Keputusan pengangkatan dalam Jabatan terakhir
  3. Salinan/ fotocopy sah Keputusan/ Perintah untuk Tugasr
  4. DP. 3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG TELAH SELESAI MENGIKUTI DAN LULUS TUGAS BELAJAR

PERSAYARATAN TEKNIS

  1. Minimal telah 1 (satu) tahun dalam Pangkat terakhir
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir
  3. Memilki Surat Keputusan/ Perintah untuk melaksanakan tugas belajar

PERSAYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah Keputusan pengangkatan dalam Jabatan terakhir
  3. Salinan/ fotocopy sah Keputusan/ Perintah untuk Tugas belajar
  4. Fotocopy sah Ijazah yang diperolehnya
  5. DP. 3 dalam 1 (satu) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG DIPEKERJAKAN ATAU DIPERBANTUKAN DI LUAR INSTANSI INDUKNYA DAN DIANGKAT DALAM JABATAN PIMPINAN YANG TELAH DITETAPKAN PERSAMAAN ESELONNYA

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Minimal telah 4 (empat) tahun dalam Pangkat terakhir.
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir.
  3. Dipekerjakan atau diperbantukan di luar instansi induknya, yaitu pada Negara sahabat/ Badan Internasional dan Badan lainnya yang ditentukan Pemerintah (Perjan, PMI, Rumah Sakit Swasta, Badan – badan Sosial dan Lembaga Pendidikan).
  4. Kenaikan Pangkatnya dapat dipertimbangkan sesuai dengan jenjang Pangkat yang ditetapkan untuk Eselon Jabatannya.
  5. Diberikan sebanyak – banyaknya 3 (tiga) kali kecuali bagi yang dipekerjakan/ diperbantukan pada Lembaga Kependidikan, Sosial, Kesehatan dan Perjan.

PERSAYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah Keputusan pengangkatan dalam Jabatan terakhir
  3. Salinan/ fotocopy sah keputusan tentang penugasan di luar instansi induknya
  4. DP. 3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MENDUDUKI JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU YANG DIPEKERJAKAN ATAU DIPERBANTUKAN DI LUAR INSTANSI INDUKNYA

PERSAYARATAN TEKNIS

  1. Sekurang – kurangnya telah 2 (dua) tahun dalam Pangkat terakhir
  2. Telah memenuhi Angka Kredit yang ditentukan
  3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir
  4. Dipekerjakan/ diperbantukan di luar instansi induknya

PERSAYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Salinan/ fotocopy sah Keputusan tentang penugasan di luar instansi induknya
  3. Asli/ tembusan asli penetapan Angka Kredit (PAK)
  4. Salinan/ fotocopy sah Keputusan pengangkatan dalam Jabatan Fungsional terakhir
  5. DP. 3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT ANUMERTA

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Dinyatakan tewas oleh Pejabat yang berwenang
  2. Calon PNS yang tewas diangkat menjadi PNS terhitung mulai awal bulan yang bersangkutan tewas dan Kenaikan Pangkatnya terhitung mulai tanggal yang bersangkutan tewas

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  2. Berita Acara dari Pejabat yang berwajib tentang kejadian yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia
  3. Visum Et Repertum
  4. Salinan fotocopysah surat penugasan atau surat keterangan yang menerangkan bahwa CPNS/ PNS tersebut meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas kedinasan
  5. Laporan dari Pimpinan Unit kerja serendah – rendahnya Eselon II
  6. Salinan/ fotocopy sah keputusan sementara Kenaikan pangkat Anumerta
  7. Pernyataan tewas dari Pejabat yang berwenang

KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN BAGI PNS YANG MENINGGAL DUNIA ATAU AKAN DIBERHENTIKAN DENGAN HORMAT KARENA MENCAPAI BATAS USIA PENSIUN

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Memiliki masa kerja sebagai PNS selama :
  • Sekurang – kurangnya 30 tahun secara terus – menerus dan sekurang – kurangnya telah 1 bulan dalam Pangkat terakhir
  • Sekurang – kurangnya 20 tahun secara terus – menerus dan sekurang – kurangnya telah 1 tahun dalam Pangkat terakhir
  • Sekurang – kurangnya 10 tahun secara terus – menerus dan sekurang – kurangnya telah 2 tahun dalam Pangkat terakhir
  1. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang – kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir
  2. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dalam 1 tahun terakhir

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK CPNS
  2. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  3. Surat Keterangan kematian dari Kepala Kelurahan/ Desa bagi Kenaikan Pangkat Pengabdian karena meninggal dunia
  4. Daftar Riwayat pekerjaan dari Pejabat Pembina Kepegawaian
  5. Surat Pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingakt sedang atau berat dalam 1 tahun terakhir dari Pejabat Pembina Kepegawaian
  6. DP. 3 dalam 1 (satu) tahun terakhir

KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN BAGI PNS YANG DINYATAKAN CACAT KARENA DINAS

PERSAYARATAN TEKNIS

  1. Dinyatakan cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua Jabatan negeri oleh tim penguji kesehatan
  2. Kenaikan Pangkatnya berlaku terhitung mulai tanggal yang bersangkutan dinyatakan cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua Jabatan negeri oleh tim penguji kesehatan
  3. Diberikan KP reguler berdasarkan Ijazah yang dimiliki
  4. DP 3 dibuat oleh Pimpinan Instansi/ Pejabat lain yang ditunjuk dengan bahan dari ketua KPU
  5. Masa kerja dihitung penuh
  6. BUP 56 tahun

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Salinan/ fotocopy sah SK CPNS
  2. Salinan/ fotocopy sah SK Pangkat terakhir
  3. Berita acara dari Pejabat yang berwajib tentang kejadian kecelakaan
  4. Salinan/ fotocopy sah surat perintah penugasan/ keterangan yang menerangkan bahwa CPNS/ PNS tersebut mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugas kedinasan
  5. Laporan dari pimpinan Unit kerja serendah – rendahnya Eselon III kepada Pejabat Pembina Kepegawaian yang bersangkutan tentang peristiwa yang mengakibatkan yang bersangkutan cacat
  6. Surat keterangan dari tim penguji kesehatan yang menyatakan jenis cacat yang diderita oleh CPNS/ PNS yang bersangkutan dan tidak dapat bekerja lagi untuk semua Jabatan negeri